Biar Kerja Sampingan Tetap Aman

Biar Kerja Sampingan Tetap Aman, masbob.com, masbobz
Original image: unsplash.com


Ada rumus menarik yang saya dapat dari buku Creative Junkies karya Yoris Sebastian. Rumus yang saya maksud adalah = 70:20:10.

Rumus tersebut menggambarkan persentase dari waktu dan tenaga yang kita miliki untuk melakukan pekerjaan, yang tujuannya supaya menciptakan kestabilan dan kreativitas di kehidupan yang kita jalani.

Detailnya seperti ini:

  • 70% untuk pekerjaan utama yang sudah menghasilkan dan untuk membuat kebutuhan tetap tercukupi

  • 20% untuk pekerjaan sampingan yang sesuai minat dan sudah mulai menghasilkan

  • 10% untuk melakukan hal yang benar-benar baru yang ingin kita coba, tidak masalah jika belum menghasilkan


Rumus tersebut terbukti cukup aman bagi saya dalam menjalankan pekerjaan sampingan dan hobi, sambil tetap menjalankan pekerjaan utama yang saya gunakan untuk membuat dapur tetap ngebul.

Logika dasarnya begini, jika 100% waktu dan tenaga yang kita miliki digunakan untuk melakukan pekerjaan yang belum terlalu menghasilkan, maka ada kemungkinan kebutuhan kita akan sulit tercukupi. Kemudian jika hal itu sampai terjadi, maka kemungkinan kita akan menyerah untuk mengembangkan pekerjaan yang sesuai minat kita tersebut, dan berpaling ke pekerjaan lain yang ada hasilnya.

Padahal tidak perlu sampai seperti itu, jika kita bisa membagi porsi waktu dan tenaga kita sesuai rincian rumus di atas.

Dengan memiliki pendapatan stabil tiap bulannya terlebih dahulu, rasa aman akan kita dapat ketika mencoba hal lain diluar pekerjaan yang memiliki pendapatan stabil tersebut. Selain itu, karena sudah memiliki rasa aman, ketika pekerjaan sampingan belum terlalu menghasilkan, kita tidak akan merasa rendah diri dan tetap terus melakukan pekerjaan sampingan tersebut. Dan siapa tahu, dari pekerjaan sampingan yang tadinya hanya menggunakan 20% dari waktu dan tenaga kita, akan jadi pekerjaan utama dengan porsi 70% karena kita terus menerus melakukan perkembangan.

Bagaimana dengan pekerjaan yang berporsi 10%?

Ini sebenarnya adalah pekerjaan yang bisa dibilang untuk membuat kita tetap waras. Jadi setelah cukup disibukkan dengan 90% total waktu dan tenaga kita untuk pekerjaan yang berurusan dengan penghasilan, di pekerjaan berporsi 10% ini kita bebas mengeksplorasi diri kita tanpa perlu khawatir yang kita lakukan akan dibayar atau tidak, toh kita melakukannya dengan senang dan hanya mengambil sedikit dari porsi waktu dan tenaga yang kita punya.

●●●

Saya sudah coba terapkan rumus tersebut dan sejauh ini berjalan cukup baik.

70% waktu dan tenaga saya gunakan untuk pekerjaan di kantor sebagai frontend developer dengan berbagai tantangan yang selalu berbeda di tiap proyeknya dan deadline yang harus dipatuhi. Sebanding dengan penghasilan yang bisa membuat dapur tetap ngebul tiap bulannya.

20% saya gunakan untuk menjalankan pekerjaan sebagai UI/UX Designer. Merintis sejak Juni 2018, perlahan akhirnya saya mulai mendapatkan client yang mengajak saya bekerja sama. Penghasilannya terbilang boleh juga untuk alokasi waktu saya yang tidak terlalu banyak di pekerjaan ini.

10% sisanya saya gunakan untuk aktif membaca dan menulis di blog maupun Quora. Ini sebenarnya adalah hobi sejak lama, yang anehnya sempat hilang beberapa tahun mungkin karena kesibukan ini itu saat kuliah. Saya alokasikan waktu saya yang 10% ini murni karena rasa senang saja tanpa perlu khawatir akan ada uangnya atau tidak. Jadi saya bisa lebih bereksplorasi dengan ide-ide yang ada di kepala setelah membaca maupun mengamati berbagai hal untuk selanjutnya bisa saya tuangkan dalam tulisan di blog maupun Quora.

●●●


masbobz.com, ketekunan dan kegigihan
Original image: unsplash.com


Sejujurnya, mungkin rumus ini bisa digunakan bagi orang-orang yang merasa punya pilihan karena sudah memiliki pekerjaan utama yang cukup menghasilkan. Tapi belum tentu bisa digunakan bagi sebagian orang yang tidak betah dengan pekerjaan utamanya karena berbagai alasan, atau memang menjalani pekerjaan yang 20% itu sebagai pekerjaan utama karena tinggal itu pilihannya. Tidak masalah tentunya.

Karena tidak sedikit juga orang-orang yang memutuskan menjalani pekerjaan yang menurut rumus 20% itu sebagai pekerjaan sampingan, untuk menjadi pekerjaan utama, dan sukses. Tapi ada pola yang saya ketahui dari orang-orang tersebut yang sukses mengubah pekerjaan sampingan jadi utama, yaitu mereka punya ketekunan dan kegigihan.

Mereka bisa cuek dengan berbagai omongan orang-orang di sekitar yang memandang sebelah mata pekerjaannya dengan tetap melakukan kemajuan di pekerjaannya sedikit demi sedikit. Dan sampai akhirnya mereka berhasil membuat pekerjaannya menjadi sumber penghasilan utama yang menguntungkan. Salut!!

Intinya, mau menggunakan cara yang manapun terserah, karena setiap orang punya perbedaan kondisi. Karena cara manapun yang dipilih, entah rumus 70:20:10 atau hobi jadi pekerjaan utama, pada akhirnya semua akan tetap membutuhkan ketekunan dan kegigihan untuk bisa mendapat hasil yang memuaskan.

⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼⎼

Baca artikel terkait:

Comments